Minggu, 12 Januari 2014
ADMINISTRASI PADA WINDOWS
A. Tujuan
Setelah praktikum ini, praktikan
diharapkan dapat:
1. Memahami cara
memanajemen user pada windows
2. Mengerti
utility internal untuk manajemen harddisk dan system di Windows.
3. Mengerti proses
yang sedang berjalan di Windows di Windows.
4. Memahami
service yang berjalan pada Windows
B. Peralatan Praktikum
PC dengan
sistem operasi Windows XP Profesional
C. Praktikum
1. Tuliskan langkah-langkah membuat user baru pada windows XP dan buatlah
user tersebut memiliki hak menjadi administrator :
·
Klik star → User Account → Create a New Account → Masukkan nama Accoun baru → Pilih tipe Accoun baru (computer administrator ) → create account (finis).
2. Buatlah langkah – langkah dalam melihat informasi sistem terbaru pada windows yang sangat berguna jika karena
suatu hal perubahan setting pada komputer :
·
Klik star → all programs → accessories → system tools → sistem information (finis).
Tuliskan System Informasi pada Windows anda :
OSName: microsoft windows XP Profesional
Version : 5.1.2600 Service Pak 2 Build 2600
Processor :
x86 Familiy 6 Model 41 Stepping 7Genuinelntel ~2892 Mhz
Bios Version / Date : innotek GmbH VirtualBox, 01/12/2006
Total Phisycal Memory : 191,48 MB
System Manufacture : innotek GmbH
Display Name :
AKN-A505C065A28
Sound Device Name : intel(r) integrated Audio
3. Tuliskan langkah-langkah membuat restore point, cantumkan nama restore
point serta tanggal dan waktunya :
·
Klik Star → All programs → Accessories → System tools → System restore
→ Create a restore point → Masukkan nama restore point (12112013) > Create,
Akan tampil New restore
point : 12 november 2013
17:20:09 12112013
→ Close.
4. Tuliskan langkah membuat Virtual Memory dengan ketentuan Initial size :
512 mb dan Maksimum size : 1024 mb di drive C pada Windows anda :
·
Klik star → klik kanan di My Computer → Propertis → System Propertis
→ Advanced →
Performance Options → Setting → Advanced → Virtual Memory
→ Change → Paging file
size for selected drive
→ Ganti → Intial size (MB) : 512 MB
Maximum
size (MB) : 1024 MB
→ Set → Ok
Fungsi Control dan cara mengaplikasikannya ( Pada Microsoft Access 2007 )
Kontrol-Kontrol yang Sering Digunakan dalam Form
Kita telah mengetahui sekilas tentang beberapa
kontrol yang sering digunakan dalam form lewat contoh-contoh sebelumnya. Kontrol-kontrol
yang sudah pernah kita gunakan sebelumnya dalam buku ini hanya merupakan
sebagian kecil dari keseluruhan kontrol yang tersedia. Sekarang kita akan
mengenal lebih jauh mengenai kontrol-kontrol yang tersedia untuk mendesain
form.
- Label
Label berguna untuk menampilkan teks yang tidak
dapat diubah pada saat program berjalan. Pada umumnya label bermanfaat untuk
memberikan nama pada suatu kontrol, oleh karena itu label biasanya terhubung
dengan kontrol lain. Kontrol-kontrol yang biasanya terhubung dengan label,
antara lain text box dan list box. Namun, kita juga dapat menggunakan label
secara independen
tanpa menghubungkannya dengan kontrol lain. Label
secara otomatis akan terbentuk jika kita menggunakan kontrol yang membutuhkan
label sebagai penamaannya, misalnya text box dan list box. Kita juga dapat
menggunakan label secara individu dengan cara klik tombol Label pada
bagian form design.
Berikut ini tampilan tombol Label.

Setelah mengklik tombol label, letakkan kontrol
label tersebut dalam form. Drag sesuai kebutuhan (ukurannya dapat disesuaikan kemudian).
Berikut ini contoh label yang berdiri sendiri yang
menjelaskan judul sebuah form, yaitu “Data Customer”.

Sekarang kita akan melihat contoh label yang
terhubung dengan kontrol text box. Klik tombol text box pada bagian design
form. Setelah itu, drag area yang diinginkan pada form. Kita akan menemukan dua
buah control terbentuk pada form, yaitu text box itu sendiri dan sebuah label.
Label ini berfungsi untuk menjelaskan isi text box tersebut nantinya.
Contohnya, label “Nama” menjelaskan bahwa text box tersebut menyimpan nama.

- Text Box
Text Box merupakan kontrol yang berfungsi untuk
menampung teks yang diinputkan oleh user. Berikut ini tampilan letak tombol textbox
pada ribbon.

Untuk lebih memahami tentang text box, mari kita
lihat contoh penggunaannya berikut ini.
1. Buatlah sebuah form baru. Untuk membuat form
kosong, klik
tab Create kemudian klik tombol Form
Design.
2. Tambahkan tiga buah textbox ke dalamnya.
3. Atur properti kontrol-kontrol tadi menjadi seperti
berikut ini.
Objek
|
Properti
|
Setting
|
Label
|
Caption
|
Nama
|
Text Align
|
Right
|
|
Text Box
|
Name
|
Txt1
|
Label
|
Caption
|
Nama 2
|
Text Align
|
Right
|
|
Text Box
|
Name
|
Txt2
|
Label
|
Caption
|
Nama 3
|
Text Align
|
Right
|
|
Text Box
|
Name
|
Txt3
|
Tampilan desain form adalah seperti berikut.

- Command Button
Command button digunakan untuk membuat tombol yang
biasanya berisi perintah. Berikut tampilan letak tombol command button pada
ribbon.

Untuk lebih memahami tentang command button, mari kita lihat contoh
penggunaannya berikut ini.
1. Buatlah sebuah form baru. Tambahkan satu buah textbox dan
satu buah command button ke dalamnya.
2. Atur properti kontrol-kontrol tadi menjadi seperti
berikut ini.
Objek
|
Properti
|
Setting
|
Label
|
Caption
|
Nama
|
Text Align
|
Right
|
|
Text Box
|
Name
|
Txt1
|
Command button
|
Caption
|
Say hello
|
Alignment
|
Center
|
|
Name
|
Cmd hello
|
Tampilan desain form adalah sebagai berikut.

Tampilan desain form adalah sebagai berikut.

List Box
List box merupakan kotak yang
berisi daftar, misalnya daftar nama, daftar kota, atau daftar pilihan. Berikut
tampilan letak list box pada ribbon.

Untuk lebih memahami tentang list
box, mari kita lihat contoh
penggunaannya berikut ini.
1. Buatlah sebuah form baru.
Tambahkan satu buah list box, satu
buah text box, dan satu buah
command button ke dalamnya.
2. Atur properti kontrol-kontrol
tadi menjadi seperti berikut ini.
Objek
|
Properti
|
Setting
|
Label
|
Caption
|
Menu yang dipilih
|
Text Align
|
Right
|
|
Text Box
|
Name
|
Txt1
|
Command button
|
Caption
|
Say hello
|
Alignment
|
Center
|
|
Name
|
Cmd hello
|
|
Label
|
Caption
|
Daftar menu
|
Text
|
center
|
List Box
|
Name
|
Ist menu
|
Row source
|
Nasi goreng
Nasi uduk
Ayam goreng
Ayam bakar
Kentang goreng
Roti bakar
|
Tampilan desain form adalah
sebagai berikut.


Combo Box
Combo box merupakan kombinasi
antara list box dan text box. Kita dapat memilih satu atau lebih pilihan dari
dalam combo box dan juga menambahkan item baru ke dalamnya. Tampilan letak combo
box pada ribbon adalah sebagai berikut.

1. Buatlah sebuah form baru.
Tambahkan satu buah combo box,
satu buah textbox, dan satu buah
command button ke dalamnya.
105
2. Atur properti kontrol-kontrol
tadi menjadi seperti berikut ini.
Objek
|
Properti
|
Setting
|
Label
|
Caption
|
Nama kota
|
Text Align
|
Right
|
|
Text Box
|
Name
|
txtNama kota
|
Command button
|
Caption
|
Inout nama kota
|
Alignment
|
Center
|
|
Name
|
Cmdinput
|
|
Label
|
Caption
|
Daftar kota
|
Text Align
|
Right
|
|
Combo box
|
Name
|
cmbNama kota
|
. Tampilan desain form adalah
sebagai berikut.


Option Button
Option button digunakan untuk
item pilihan, di mana kita hanya dapat memilih satu dari sekian pilihan.
Misalnya pilihan untuk jenis kelamin, kita hanya dapat memberi tanda pada
option pria atau wanita. Option button harus diletakkan di dalam option group
agar
user benar-benar hanya bisa
memilih satu dari sekian pilihan. Tampilan tombol option button dan option
group dapat dilihat pada Gambar :

Berikut contoh penggunaan option
button:
1. Buatlah sebuah form baru.
Tambahkan satu buah label, satu buah command button, satu buah text box, dan
satu buah option group ke dalam form. Setelah itu, tambahkan dua buah
option button ke dalam option
group.
2. Atur properti kontrol-kontrol
tadi menjadi seperti berikut ini.
Objek
|
Properti
|
Setting
|
Label
|
Caption
|
Jenis kelamin
|
Text Align
|
Right
|
|
Option group
|
Name
|
Frame 1
|
Option button
|
Name
|
optPria
|
Label
|
Caption
|
Pria
|
Option button
|
Name
|
optWanita
|
Label
|
Caption
|
Wanita
|
Command button
|
Name
|
cmdPilih
|
Caption
|
Pilih
|
|
Text box
|
Name
|
txtJenis kelamin
|
Tampilan desain form adalah
sebagai berikut.

Perintah di atas akan menampilkan
isi option button yang kita
pilih ke dalam txtJenisKelamin
saat kita mengklik tombol
Pilih. Misalnya kita memilih option
‘Pria’, setelah itu mengklik tombol Pilih. Tampilan form hasil adalah
seperti pada gambar brikut :

Sekarang kita memilih option
‘Wanita’, setelah itu mengklik tombol Pilih. Tampilan form hasil adalah
seperti pada gambar berikut :

Check Box
Check box juga digunakan untuk
item pilihan, namun kita dapat memilih lebih dari satu pilihan dari sekian
banyak pilihan. Misalnya, untuk pilihan hobi, kita dapat menandai pada pilihan
membaca, jalan-jalan, dan mendengarkan musik secara bersamaan. Tampilan letak
tombol check box pada ribbon dapat dilihat pada gambar berikut.

Langganan:
Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
Follower
Cari Blog Ini
Archive
POPULAR POST
- TRIK BERMAIN football PlayStation 2
- KENAPA WIFI TIDAK BISA CONNECT
- CARA MENGATASI This connection is untrusted di browser Mozilla Firefox
- CARA MEMBUAT GAMBAR ANIMASI BERGERAK DI BLOG
- PEMAIN SEPAK BOLA WANITA TERCANTIK MENURUT PERIBADI
- TIPS AGAR LAPTOP TIDAK CEPAT PANAS
- CARA CEPAT MENINGKATKAN VISITOR BLOG
- CARA MELIHAT KTP DI INTERNET
- TIPS UNTUK BLOGGER PEMULA
- MEMBUAT EFEK HUJAN DI BLOG








